Wednesday, May 11, 2011

Setelah Rumah Jadi


Setelah rumah jadi, apa bisa langsung ditinggali? Hohoh tentunya belum.

Ini sambil ngumpulin duit, rumah terus dilengkapi. Karena adaaaa aja kejutan-kejutan seputar rumah yang baru ketauan belakangan. Misalnya, jendela kamar utama di bagian belakang ternyata gak ada teritisannya. Jadilah pakai kanopi. Which means, another money toh.

Teralis udah dipasang. That means, sekitar 1,4 juta. Uhuk. Yang dipasangin teralis itu jendela depan yang 9 kotak itu, kamar Senja dan kamar utama. Setelah dipasang sih gw gak merasa terganggu dengan kehadiran teralis itu. Awalnya berasa agak gimanaaa gitu kalau pake teralis, berasa keganggu pemandangannya. Eh tapi gapapa tuh.

Setelah dipakaikan teralis, yang kepikiran berikutnya adalah korden. Mau korden jenis yang kayak apa ya? Kalau dipikir-pikir ini jendela 9 kok sayang kayaknya kalau pakai korden. Tapi kalo gak pakai, kok berasa telanjang. Jadilah triiingggg... tiba-tiba ide cemerlang itu datang: kaca film. Hasil google menunjukkan harga kaca film lumayaaann juggaaa yaaaa boooo... *dengan nada berat* Apa pun itu, either kaca fim atau stick di korden... gesek-gesek jempol dan telunjuk dulu: duuuiittttnyaaa mannnaaahhh..

Hal lain lagi, kalau ujan, di bagian belakang itu tampiasnya dahsyat. Bagaimana cara ngakalinnya? Belum ketemu nih jawabannya. Yang udah ketemu adalah pingin nanam bambu Jepang di belakang. Tapi kan nanam pohon ya butuh waktu. Gak bisa eng ing eng jadi toh.

Setelah diliat-liat lagi ini rumah, hoalah, kok gak ada lubang angin ya di kamar utama? Wakwaaaww.. Tampaknya ini terjadi karena tak ada gambar 3 dimensi rumah tampak belakang. Itu menjelaskan kenapa jendela belakang gak punya teritisan. Tampaknya ini juga yang menjelaskan kenapa kamar utama gak ada lobang anginnya. Selain kamar utama, kamar PRT di atas juga gak ada lobang angin. Wedeeww.. That means another money lagi tooh.. *lapkeringet*

Apalagi ya. Oh ya. Pagar belakang. Tampaknya mesti dilengkapi dengan jeruji-jeruji besi demi menjaga keamanan. Ini karena pintu belakang kan modelnya pintu lipet gitu dan tanpa teralis. Betapa nyamannya buat maling untuk masuk toooh *sigh* Kalau nanya sama tukang teralis, untuk pagar belakang selebar 6 meter itu kira-kira biaya jeruji besi itu 1,5 jokut. Masaaloohh.

Kalau udah begini rasanya untunggg bener belum jadi bikin kitchen set. Setelah dipikir-pikir, kitchen set kan jadinya gak terlalu mendesak. Minimal kalah mendesak dibandingkan teralis atau kanopi atau pagar besi belakang itu kan.

Seperti kata Hil, harus berhemat dan pelan-pelan ngisi rumah. Kasih target dalam sebulan berapa anggaran rumah tangga yang mau dialokasikan untuk ngisi rumah Jatisari.

Sialnya di saat seperti ini gw nemu FB Toko Barang Ikea dan FB Ikea Sampai Ke Rumah. Tolooooooongggg.... *jeritpilu*

No comments:

Post a Comment