Saturday, November 20, 2010

Rumah Itu Sudah Berbentuk


Sekarang kalau tiba akhir pekan, bawaannya pingin nengok calon rumah. Jadilah tadi gw-Senja-Hil menengok calon rumah kami di Jatisari. Pinjem mobil bokap, jemput Senja dulu di Kayumanis, baru ke Jatisari.

Begitu mobil melintas, ahaayy, rumah itu sudah berdiri. Tembok-tembok bata itu sudah tinggi. Di depan ada tukang lagi bikin septic tank. Gak lama setelah Senja bangun, gw ajak Senja untuk liat calon rumah itu. 'Ini rumah Senja,' kata gw memperkenalkan bangunan baru itu.

Gw ajak dia ke dalam konstruksi bangunan itu, sembari mengajak dia membayangkan Bob The Builder kesukaannya. Dia mau. Siiip.

Dinding belakang udah berdiri. Kamar gw-Hil udah berbentuk, begitu juga kamar Senja. Dinding ruang depan juga udah. Samping udah. Kusen jendela kamar gw-Hil dan kamar Senja udah dipasang. Yang belum tinggal kusen jendela depan. Pintu lipat di belakang juga belum dipasang kusennya.

Pas ada di tengah-tengah bangunan itu baru deh berasa: kecil ya boooo.. hihihi. Gak kebayang gimana mindahin koleksi buku dan film kami berdua ke dalam rumah ini. Belum lagi koleksinya Senja. Atau jangan-jangan keluarga modern yang berpenghasilan tidak besar sebaiknya gak punya koleksi apa-apa ya? Huhuhu.

Aaahh senangnya gw melihat rumah itu sudah berdiri. 'Segalanya ada di sini.. rumah kita!' seperti kata God Bless yang lagunya mampir di Green Radio.

No comments:

Post a Comment